Pengertian Topologi Jaringan dan Jenis Topologi Jaringan Menurut Para Ahli

Pengertian topologi jaringan  dan jenis topologi jaringan Menurut para ahli serta dilengkapi dengan keunggulan dan kelemahan dari jenis topologi bersamaan contoh gambarnya akan kita bahas dalam artikel dibawah ini.Pertama kita bahas dulu Pengertian topologi jaringan. Pengertian topologi jaringan  cukup bervariasi dan banyak pendapat yang berbeda oleh para pakar jaringan.
Mari kita bahas pengertian topologi jaringan menurut para pakar dan ahlinya.

Pengertian topologi jaringan Menurut Zymon Machajewski

Zymon Machajewski berpendapat bahwa " topologi jaringan adalah seperangkat  komputer ( kumpulan beberapa komputer ) yang saling terhubung secara bersamaan atau komputer satu dengan lainnya komputer lain untuk saling berbagi sumber daya (data). Contohnya penggunaan internet dalam suatu topologi yang global yang menghubungan banyak komputer atau perangkat lainnya seperti smartphone dan android".

Pengertian topologi jaringan Menurut Jafar Noor Yudianto ( 2007 )

Jafar Noor Yudianto berpendapat bahwa  "Topologi jaringan adalah suatu sistem yang terdiri kumpulan beberapa komputer  yang dibentuk untuk bisa saling berbagi sumber daya yang ada (printer, CPU), berkomunikasi (melalui pesan instan), dan bisa mengakses informasi  (penelusuran web). Dengan tujuan dari pihak yang client untuk memberikan layanan ( service) ke pihak yang server.

Pengertian topologi jaringan Menurut Umi Proboyekti (2007)

Umi Proboyekti berpendapat bahwa "topologi jaringan adalah suatu sekumpulan perangkat  komputer yang letaknya terpisah pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melakukan interaksi. Contohnya dua buah komputer atau lebih dapat dikatakan saling berhubung jika kedua komputer atau labih bisa saling bertukar informasi. Bentuk koneksi tersebut bisa melalui beberapa perangkat pendukung seperti kabel, fiber optik, gelombang mikro, satelit komunikasi.

Pengertian topologi jaringan Menurut jaringan Abdul Kadil (2014)

Abdul Kadil berpendapat bahwa"  Topologi Jaringan merupakan suatu hubungan dua perangkat  komputer atau lebih (umumnya berupa komputer) dengan tujuan utamanya yaitu untuk saling  bertukaran data dan informasi".

Pengertian topologi jaringan Menurut Izaas El Said

Izaas El Said berpendapat bahawa "Topologi jaringan komputer adalah sebuah sistem dimana terdapat beberapa komputer yang saling terhubung, agar bisa saling berbagi informasi dan juga sumber daya yang dimilikinya".

Pengertian topologi jaringan Budhi Irawan ( 2005 : 25 )

Budhi Irawan berpendapat bahwa dalam buku jaringan " Topologi Jaringan adalah suatu model atau mekanisme sistem yang terdiri dari komputer komputer dan perangkat jaringan lainnya yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama". Model  hubungan Client-Server memungkinkan suatu  jaringan  untuk  memusatkan  fungsi  dan  aplikasi  kepada  satu atau  dua  file  server. workstation yang  berdiri  sendiri  dapat  mengambil asumber  daya   yang  ada  pada  file server. Model  hubungan  ini  menyediakan mekanisme  untuk menginterasikan  seluruh  komponen  yang  ada  di  jaringan  dan memungkinkan  banyak  pengguna  secara  bersama sama  memakai  sumber  daya pada file server.

Pengertian topologi jaringan Andi Kristanto  (2003  :  21)

Andi Kristanto dalam bukunya "Jaringan Komputer"  berpendapat bahwa " Topologi Jaringan merupakan suatu pola dengan  sekelompok komputer  otonom yang saling terhubung dengan memakai satu protokol komunikasi sehingga semua komputer yang saling terhubung tersebut bisa berbagi informasi, aplikasi, sumber  daya yang saling menggunakan perangkat keras secara bersamaan, misalnya printer, harddisk.

Pengertian topologi jaringan Menurut Tanenbaum, Andrew.S.  (2003)

Tanenbaum, Andrew.S.  barpendapat bahwa "Topologi jaringan adalah suatu cara pemetaan node-node di dalam jaringan secara fisikal dan bagaimana cara mengaksesnya secara logikal yang menjelaskan hubungan secara geometris antara unsur unsur dasar penyusun jaringan diantaranya node, link, dan station yang membentuk sebuah jaringan komputer yang bisa bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan yang sama".

Pengertian topologi jaringan Yayasan Sandhykara

Yayasan Sandhykara barpendapat bahwa  "Jaringan Komputer merupakan hubungan dua atau lebih sistem komputer yang terpisah, melalui media komunikasi untuk melakukan komunikasi data satu dengan yang lain guna berbagi sumber daya (resource)".

Pengertian topologi jaringan Iwan  Sofana  (2008  :  3)

Iwan  Sofana  (2008  :  3) barpendapat bahwa  " Topologi Jaringan  adalah  suatu  himpunan interkoneksi  sejumlah  komputer   autonomos.  Selain  itu,  jaringan  komputer  juga dapat  diartikan  sebagai  kumpulan  beberapa  komputer (dan  perangkat  lain  seperti printer,hub, dan sebagainya) yang saling terhubung satu sama lain melalui media perantara".

Pengertian topologi jaringan  Tata  Sutabri  (2012  :  47 )

Tata  Sutabri barpendapat bahwa " Pengertian  topologi  jaringan  komputer adalah  suatu  cara  atau  konsep  untuk  menghubungkan  beberapa  atau  banyak komputer sekaligus  menjadi  suatu  jaringan yang  saling  terkoneksi".

Pengertian topologi jaringan  menurut H.L.   Capron   dan   J.A.   Johnson   (2002:7-205)

H.L.   Capron   dan   J.A.   Johnson   berpendapat bahwa "Topologi merupakan tata letak berbagai  komponen komponen  fisik dari suatu network termasuk  lokasi perangkat dan instalasi  kabel".

Jenis Topologi Jaringan Beserta karakteristik dan gambarnya

Topologi Peer to Peer
Topologi Peer to Peer adalah topologi jaringan sangat sederhana yang hanya mengunkan dua perangkat komputer dan berhungan secara langsung dengan mengunakan satu kabel.
Topologi Peer to Peer
Karakteristik Topologi Peer to Peer
  • Hanyak mengunakan 2  perangkat komputer dan satu kabel
  • Jaringan berskala kecil dan terhubung secara langsung
  • Setiap perangkat memiliki masing masing dua peran yaitu (server dan client )
Kelebihan Topologi Peer to Peer
  • Biaya instalasi dan proses instalasi sangat mudah
  • Pengiriman data sangat cepat dan tidak adanya tabrakan data karena langsung terhubung
Kekurangan Topologi Peer to Peer
  • Topologi ini tidak bisa dikembangkan.
Topologi Linier
Topologi linier atau topologi bus berurut merupakan suatu kesatuan komputer yang terhubung dengan memakai satu kabel utama sebagai connector.
Karakteristik Topologi Linier
Topologi Linier
  • Perangkat terhubung hanya menggunakan satu kabel.
  • Digunakan pada jaringan kecil
Kelebihan Topologi Linier
  • Mudah dikembangkan dan penggunaan kabel sedikit
  • Biaya instalai murah dan proses mudah
Kekurangan Topologi Liner
  • Lalu lintas data sangat padat
  • Keamanan data tidak terjamin dan sering terjadi tabrakan data
Topologi Linear Bus (Garis Lurus)
Topologi Linear Bus merupakan bapak topologi karena topologi ini yang pertama diterapkan untuk menghubungkan beberapa komputer.
Dikutip dari Budhi Irawan Tentang jaringan komputer tahun 2005 : " Topologi Linear Bus (Garis Lurus) terdiri dari satu kabel utama ( kabel coaxial ) dan masing masing komputer akan terhubung ke kabel utama dengan menggunakan kabel BNC dimana pada kedua ujung kabel utama akan dipasangkan sebuag terminator. Dapat kita simpulkan kalau Semua node node pada jaringan ini seperti file server, workstation, atau perangkat lainnya akan terkoneksi pada sebuah kabel utama (backbone) ". 
Topologi Linear Bus (Garis Lurus)

Karakteristik Topologi BUS:
  • Node – node saling terhubungkan secara serial dengan mengunakan kabel panjang, dan kedua sisi diujung kabel akan dipasang dengan sebuah terminator.
  • instalasinya sangat sederhana.
  • Penekanan dalam segi biaya ( sangat ekonomis dalam membangun jaringan kecil) .Terjadinya saling bersimpangan di paket data pada suatu kabel.
  • Tidak diperlukan perangkat hub.
  • Banyak diperlukan Tconnector pada setiap ethernet card.
  • Sering dijumpai error jika salah satu node pada penghubung rusak sehingga meng akibatkan jaringan secara keseluruhan down dan tidak akan bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Topologi Linear Bus sudah sangat jarang diimplementasikan dalam menerapan membangun sebuah jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan seperti tabarakan data atau kerusakan node, walaupun begitu Topologi ini juga memiliki kelebihan. Supaya lebih jelas mari kita lihat
Kelebihan Topologi Linier BUS
  • Penekanan dalam segi biaya karena tidak memerlukan sumber daya seperti kabel yang banyak, hub dan perangkat lainnya
  • Sangat mudah untuk diterapkan karena implementasinya tidak terlalu rumit dan sangat sederhana.
  • Mudah dalam mengkonfigurasi baik itu konfigurasi komputer atau perangkat.
Kekurangan Topologi Linier BUS
  • Penerapannya tidak cocok untuk  jaringan yang memiliki Trafic(lalu lintas) yang padat.
  • Alat penghubung ( connector ) akan mempengaruhui kerja sinyal elektrik yang dikirimkan, dan meng akibatkan akan menghalangi sinyal penerima  untuk dapat diterima dengan benar.
  • Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada jaringan.
  • kinerja tranfer data sangat lambat dibandingkan dengan topologi yang lain dikarenakan adanya tabrakan arus data.
  • Jaringan akan down lebih parah lagi jaringan akan mati jika adanya kerusakan pada kabel utama.
  • Limit pengunaan komputer kecil dengan  Hanya bisa digunakan dengan pemakainan 5-7 komputer.
Topologi Ring
Topologi Ring merupakan menghubungkan semua dari node node atau workstation dan server ke jalur media transmisi yang menyerupai suatu lingkaran tertutup atau cincin, sehingga diberi nama topologi bintang dalam lingkaran star-wired ring. Setiap workstation atau pun server ( node ) akan menerima informasi yang melewatinya dengan arus data berjalan searah , bila alamat-alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan diabaikan.
Topologi ring bisa di implementasikan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi (Banyaknya komputer terhubung kejaringan)dengan membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio.
Topologi Ring

Karakteristik Topologi Ring :
  • Node-node dihubungkan secara serial  dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
  • Aliran data mengalir hanya dalam satu arah (kekiri saja atau sebalikya) sehingga terhindar dari tabrakan.
  • Sangat sederhana sudah memakai concentrator.
  • Server akan down jika terjadi kerusakan disalah satu node
  • Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel twisted pair, kabel coaxial atau kabel fiber optic).
Kelebihan Topologi Ring
  • Biaya untuk instalasinya murah dan Performa koneksi cukup baik dibandingkan dengan topologi bus.
  • Proses instalasi dan konfigurasi cukup mudah
  • Aliran data mengalir lebih cepat dan optimal dan Dapat melayani aliran lalu lintas data yang padat
  • Dalam proses alur data akan terhindar dari kondisi collision
  • Terhindar dari  tabrakan pengiriman data karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat dan arus data searah.
Kekurangan Topologi Ring
  • Jika terjadi masalah, rumitnya troubleshooting jaringan ini karena harus mmeriksa nodenya satu persatu serta Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
  • Informasi atau data yang dikirim akan melewati semua Node node yang ada di jaringan sehingga jaringan akan down bila salah satu node nya bermasalah atau error.
Topologi STAR
Topologi star merupakan suatu topologi jaringan yang dipakai untuk menghubungkan setiap nodes seperti CPU, file server, workstation, dan perangkat lainnya melawati sebuah concentrator atau hub dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti bintang. Data akan dikirim ke jaringan lokal yang melewati concentrator sebelum melanjutkan ke tempat tujuannya. Concentrator sebagai repeater (penguat aliran data) yang bertugas untuk mengatur dan mengendalikan arus data keseluruh fungsi jaringan. Konfigurasinya bisa menggunakan kabel twisted pair, kabel coaxial atau kabel fiber optic.
Topologi STAR

Karakteristik Topologi Star :
  • Pengiriman data lebih ke sentralisasi dengan memakai Setiap node berhubungan langsung dengan konsentrator (HUB).
  • Pengiriman data atau arus data harus melewati hub terlebih dahulu baru dikirim ke komputer atau alamat tujuan.
  • Pemakain komputer lebih banyak dan tergantung hub yang dipakai dalam suatu jaringan contoh Hub 32 port bisa mengunkan 32 perangkat dengan arti 32 perangkat bisa terhubung .
  • Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP dan menggunakan berbagai variasi kabel contoh Kabel Straight digunakan untuk menghubungkan komputer ke Hub .
  • Lintas Pengiriman data yang cukup  sibuk karena mengunakan banyak perangkat.
Kelebihan Topologi Star :
  • Mudah di dalam pemasangan, pengkabelan serta mengubah atau penambahan perangkat lain tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Sangat mudah dalam konfigurasi ulang.
  • Tidak mempengaruhui kinerja jaringan bila terjadi kerusakan pada salah satu workstation yang terhubung ke hub ( kecuali hub yang bermasalah).
  • Mudah dalam mendeteksi kesalahan dalam jaringan.
Kekurangan Topologi Star :
  • Jika node hub rusak semua lalu lintas data tidak akan ter eksekusi kerena bersifat sentralisasi.
  • Lalu lintas data yang padat dan pengunaan perangkat yang banyak bisa mempengaruhui kinerja jaringan.
  • Biaya Instalasi cukup mahal jika dibandingkan dengan topologi ring dan topologi bus karena dalam proses installasi membutuhkan kabel yang banyak ( harus ditarik ke sentral point ).
  • Pengunaan kabel dengan kualitas bisa mengakibatkan kinerja jaringan.
Topologi Extended Star
Topologi Extended Star merupakan satu kesatuan dari topologi star yang membentuk jaringan besar. Karaketer, Kelebihan serta kekurangannya sama dengan topologi star. anda bisa membacanya diatas artikel ini.
Topologi Extended Star
Topologi Tree
Topologi Tree merupakan gabungan dua atau lebih dari topologi star yang dihubungkan dengan topologi bus, topologi ini biasanya di implementasikan dijaringan interkoneksi yang memiliki hirarki atau tingkatan dengan pusat yang berbeda beda, semakin tinggi tingkatannya bearti bisa mengontrol tingkatan dibawahnya.
Topologi Tree
Karakteristik Topologi Tree
  • Memiliki level Tingkatan pada setiap jaringan.
  • Biasa di Implementasikan di interkoneksi dan jaringan yang besar.
  • Tingkat atas di jaringan tersebut bisa mengontrol jaringan dibawahnya.
  • Mengunkan Kabel backbone sebagai sentra.
Kelebihan Topologi Tree
  • Bisa diterapkan di jaringan yang luas yang membutuhkan banyak perangkat komputer
  • Dengan adanya level jaringan lebih memudahkan mengontrol jaringan dibawahnya ( Biasanya digunakan di perusahan perusahaan).
  • Dengan Susunan tersentral secara hirarki sehingga pengaturan arus data menjadi lebih mudah
  • Memudahkan dalam menemukan kesalahan dan mamaintenance dalam jaringan tanpa menganggu perangkat lain atau jaringan lain.
Kekurangan Topologi Tree
  • Kinerja dalam arus data sangat lambat dan sering dijumpai tabakran 
  • Pengiriman atau arus data sangat lambat dan sering terjadi tabrakan data.
  • Kalau terjadi kerusakan dijaringan level tinggi maka jaringan level dibawahnya juga akan terganggu
  • Biaya installasinya mahal karena penggunaan kabel dan perangkat lain yang sangat banyak.
Topologi Mesh
Topologi mesh merupakan suatu hubungan dengan menggunakan kabel tunggal  antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan tanpa melalui hub atau switch. sehingga setiap perangkat dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangkat lain sesuai dengan tujuannya  (dedicated links).Dilihat dari cara kerjanya Topologi mesh merupakan  pengabungan antara  topologi Ring dengan topologi Star yang bisa digunakan untuk rute yang banyak.
Topologi Mesh
Karakteristik Topologi Mesh
  • Antara perangkat satu dengan perangkat lain terhubung secara langsung.
  • Satu perangkat Mengunakan Rute yang banyak agar bisa terhubung dengan perangkat lain.
Kelebihan Topologi Mesh
  • Karena perangkat satu dengan perangkat lain terhubung secara langsung akan Terjaminnya kapasitas channel komunikasi.
  • Bandwidth limit nya cukup besar
  • Dari segi keamanan, Security data pada topologi ini sangat baik
  • Tidak terjadi tabrakan arus data dan pengiriman data akan cepat karena jalur lalu lintas pengiriman sesuai dengan alamatnya langsung tanpa melawati node yang lain terlebih dahulu.
  • Jika salah satu perangkat komputer mengalami ganguan tidak akan menggangu komputer lain dan proses troubleshoot akan mudah dilakikan.
Kekurangan Topologi Mesh
  • Pada saat instalasi dan konfigurasi ulang agak terlalu rumit ketika komputer yang saling terhubung sangat banyak.
  • Memerlukan Biaya yang besar untuk instalasi ( membutuhkan kabel yang banyak bila memakai komputer yang banyak) dan maintenance jaringan.
  • Kabel yang dibutuhkan jumlahnya banyak.
Topologi Hybrid
Topologi Hybrid adalah suatu kesatuan jaringan besar yang terbentuk dari gabungan beberapa topologi yang berbeda dan saling terhubung . 
Karakteristik Topologi Hybrid
  • Skala Jaringan Besar
  • Terbentuk dari beberapa jaringan
Kelebihan Topologi Hybrid
  • Penambahan jaringan sangat mudah dan mudah mendeteksi saat adanya gangguan karena sudah terorganisir dengan baik dan bersifat fleksibel
Kekurangan Topologi Hybrid
  • Karena skala jaringan besar jadi proses  installasi dan pengaturannya cukup rumit
  • Biaya untuk membuat topologi ini cukup mahal
Sekian dulu artikel Tentang Pengertian Topologi Jaringan dan Jenis Topologi Jaringan Menurut Para Ahli  semoga membantu. Jika ada saran dan komentar silahkan.


0 Response to "Pengertian Topologi Jaringan dan Jenis Topologi Jaringan Menurut Para Ahli "